Tembus Rp 160 Juta per Keping, Bitcoin Cetak Rekor

Harga Bitcoin terus merangkak naik. Kini Bitcoin mencetak sejarah dengan harga menembus US$ 11.850 per keping atau setara Rp 159,9 juta.

Rabu (6/12/2017), Bitcoin naik signifikan bila dibandingkan harga pada awal tahun 2017. Di awal tahun, Bitcoin hanya dihargai di bawah US$ 1.000 per keping.

Pada akhir November kemarin, Bitcoin menyentuh US$ 10.000 per keping. Harga terus berfluktuasi hingga akhirnya mencetak rekor di harga US$ 11.850 per keping.

Salah satu alasan pergerakan harga Bitcoin berlangsung cepat adalah karena Jepang telah melegalkan mata uang virtual ini sebagai alat pembayaran yang sah. Harga Bitcoin akhir tahun depan diproyeksikan bisa menyentuh US$ 50.000

Bitcoin diciptakan pada 2009 oleh anonim yang memiliki nama samaran Satoshi Nakamoto. Pendukung Satoshi menyebutkan, Bitcoin ini adalah sistem pembayaran global yang bisa digunakan oleh semua orang.

Berbeda dengan dolar AS atau yen Jepang, mata uang ini tidak dikeluarkan oleh bank sentral seperti Federal Reserve. Bitcoin menggunakan perhitungan algoritma kompleks untuk bertransaksi.

Lalu transaksi bisa dilakukan tanpa perantara tradisional seperti bank dan tanpa perlu mencantumkan nama anda. Nah inilah yang membuat Bitcoin populer di kalangan penjahat yang ingin memindahkan uang tanpa bisa dilacak.

Pergerakan harga yang sangat cepat terjadi karena banyaknya orang yang takut kehilangan keuntungan dengan cepat, hal ini diungkapkan oleh Kepala broker online Oanda, Stephen Innes.

“Liputan yang intens oleh media dalam beberapa bulan terakhir turut membuat harga bergerak liar,” imbuh dia dikutip dari CNN Money.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *