Mengapa Menambang Bitcoin Harus di Negara Bercuaca Dingin?

Dalam dunia mata uang digital terdapat istilah seperti Mining, Trader, danInvest. Mining layaknya sedang menambang emas dan batu bara di sebuah atau beberapa lahan.

Menambang Bitcoin artinya dilakukan di sebuah lahan virtual bernama Mining Farm. Menurut Founder Bitmastery.id, Aswin Tanzil, Mining di sini sebuah kegiatan menggunakan perangkat, yaitu komputer, yang pada prosesnya pengguna akan memecahkan puzzle matematika.

Pada saat menambang kekuatan perangkat harus sangat kuat. “Makanya, kebanyakan mining dilakukan (masyarakat) di negara bercuaca dingin. Di Indonesia (cuacanya) panas. Perangkatnya pun akan cepat panas juga,” kata dia kepada VIVA, Senin, 19 Februari 2018.

Ia mengatakan fungsi menambang mata uang digital ini adalah validasi transaksi dan berlomba mencari blok baru dan mendapatkan keuntungan.

Namun, kekurangan dari Mining melalui perangkat yang digunakan harus selalu tersambung secara online jadi akan membutuhkan biaya operasional yang besar.

Sedangkan, Trader adalah seperti menukar mata uang yang terjadi di tempat penukaran uang atau money changer. Sama seperti Mining, orang yang melakukan pertukaran ini harus mengecek keadaan penukaran setiap waktu atau bisa hilang kesempatan untuk menukar dengan harga yang lebih tinggi.

Terakhir, Investasi atau Invest, tidak perlu mengecek keadaan secara terus-menerus dan kemungkinan untuk mendapatkan uang juga lebih besar. Ia menyebut, baik Trader maupun Invest, memiliki perbedaan tergantung dari konsumen.

“Apakah lebih suka mengambil risiko atau tidak. Kembali lagi ke personalnya. Karena Trader nggak tahu kapan harus masuk dan kapan harus lepas,” ungkap Aswin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *