Gawat! Aplikasi di Mac Disusupi Penambang Bitcoin

‘Wabah’ penambang cryptocurrency seperti Bitcoin semakin meluas. Kini, giliran aplikasi di Mac yang disusupi oleh program yang menguras daya perangkat tersebut.

Sebuah aplikasi yang terdapat di Mac App Store diketahui menjalankan kegiatan penambangan cryptocurrency secara terbuka. Adalah Calendar 2, aplikasi yang sejatinya digunakan untuk merancang jadwal penggunanya.

Pengembang dari Calendar 2, Qbix, menyisipkan sebuah penambang bernama xmr-stack agar aplikasi tersebut dapat menghasilkan mata uang digital bernama Monero. Cryptocurrency satu ini bersifat lebih anonim dari Bitcoin, mengingat transaksi yang dilakukan di dalamnya tidak dapat dilihat secara terbuka

Untuk menjalankan penambang ini, diperlukan persetujuan dari pengguna dengan menyalakan fitur premium berbayar. Xmr-stack sendiri merupakan fitur default dari paket premium tersebut. Segera setelah disetujui user, penambang ini pun akan langsung beroperasi.

“Saya tidak suka bahwa ini merupakan pengaturan default. Saya pikir pengguna seharusnya diberikan keleluasaan dalam menentukan pilihan mereka sendiri,” ujar Thomas Reed, Director of Mac & Mobile di Malwarebytes, penyedia software pembasmi malware, seperti detikINET kutip dari Ars Technica, Selasa (13/2/2018).

Tidak hanya memiliki penambang, founder dari Qbix sendiri, Gregory Magarshak, mengatakan bahwa Calendar 2 ternyata memiliki dua buah bug. Hal ini membuatnya tidak dapat bekerja sebagaimana diharapkan, terutama bagi fitur penambangnya.

Bug pertama menyebabkan penambang yang terdapat di dalam aplikasi tersebut bekerja secara terus menerus tanpa batas. Bahkan kejadian ini masih berlangsung setelah pengguna mengubah pengaturannya.

Sedangkan bug yang kedua membuat penambang mengonsumsi lebih banyak daya dari perangkat yang menjalankannya. Qbix sendiri mematok xmr-stack untuk menggunakan 10% hingga 20% dari daya komputer Mac.

Magarshak mengaku bahwa pihaknya mendapat banyak pesan dari sejumlah pengguna yang meminta Qbix untuk sesegera mungkin memperbaiki aplikasi tersebut. Hal tersebut membuatnya memutuskan untuk menghilangkan fitur penambang di versi terbaru Calendar 2.

“Kami memutuskan untuk menghapus penambang di dalam aplikasi ini. Perusahaan yang menyediakan penambang tersebut tidak memberikan kode sumber (source code) miliknya, sehingga akan sangat lama untuk memperbaiki masalah yang menimpa CPU,” kata Magarshak.

“Aplikasi yang seakan menjalankan penambangan cryptocurrency tanpa seizin pengguna kami rasa tidak sesuai dengan etos kerja dan visi di Qbix. Kami harap penghapusan penambang ini akan menjadi teladan bagi aplikasi lain,” ujarnya menambahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *