Bitcoin Tembus Rp 160 Juta, Kepala BKPM: Inovasi Tak Bisa Dihindari

Mata uang virtual, bitcoin, jadi bahan perbincangan hangat karena nilai tukarnya yang terus melonjak. Kini Bitcoin mencetak sejarah setelah menembus US$ 11.850 per keping atau setara Rp 159,9 juta.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengatakan, kehadiran Bitcoin merupakan sebuah inovasi mata uang di dunia. Kehadiran Bitcoin sebagai mata uang juga dinilai tidak dapat dihindari seiring perkembangan zaman.

“Inovasi itu tidak bisa dihindari, inovasi tidak bisa dihindari. Waktu HP (handphone) pertama kali keluar orang protes bahwa itu akan merusak telepon biasa, waktu mobil pertama kali keluar diprotes keluar oleh para kereta kuda. Jadi inovasi itu tidak bisa dihindari, seperti kata Presiden sendiri itu harus dirangkul harus dikapitalisasi, kalau enggak kita bisa ketinggalan,” ujar Lembong dalam acara Bloomberg The Year Ahead Asia di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2017).

Mengenai harga bitcoin yang terus naik, menurut Lembong, hal ini akan mengalami penyesuaian dalam beberapa waktu ke depan. Sebab, kehadiran Bitcoin masih dianggap sesuatu yang baru.

“Waktu pertama kali GSM diciptakan produknya sangat jelek, tidak bisa diandalkan, banyak masalah quality. Tapi dengan jadi lebih stabil, jadi lebih berkualitas. Ini masih tahap-tahap awal, tapi pasti dengan perkembangan selanjutnya akan menjadi lebih stabil, lebih canggih, lebih reliable,” tutur Lembong.

Lembong sangat mendukung dengan kehadiran Bitcoin sebagai mata uang baru. kehadiran bitcoin, kata Lembong, tidak dapat dihindari.

“Saya sangat mendukung karena ini merupakan sebuah inovasi,” kata Lembong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *