Bill Gates Sebut Mata Uang Kripto Bisa Sebabkan Kematian

Pendiri Microsoft, Bill Gates, punya satu kritik mengenai mata uang kripto (cryptocurrency) seperti Bitcoin. Gates melihat sifat anonim dalam sistem kripto bisa menimbulkan kematian.

Anonimitas adalah sifat yang melekat pada mata uang kripto. Setiap kepemilikan mata uang kripto tak akan menampilkan nama pemilik, yang ada hanya alamat virtual yang terdiri dari angka dan huruf.

Sementara Gates, yang sering mendapat predikat manusia terkaya di dunia, tak begitu menyukai anonimitas tersebut.

“Kemampuan pemerintah melacak pencucian uang dan penghindaran pajak dan pendanaan teroris adalah hal bagus,” kata Gates.

Sisi buruk lain dari anonimitas mata uang kripto adalah ia bisa dimanfaatkan membeli obat-obatan terlarang secara bebas di internet. Inilah yang dimaksud oleh Gates mata uang kripto bisa menyebabkan kematian.

“Saat ini mata uang kripto bisa digunakan untuk membeli Fentanyl dan obat-obatan lainnya, ini teknologi langka yang bisa menyebabkan kematian langsung,” imbuhnya seperti dikutip dari The Telegraph, Rabu (28/2).

Menurut Gates hal ini berbeda dari penggunaan uang tunai untuk membeli obat-obatan terlarang karena pelaku harus benar-benar ada secara fisik sehingga transaksi akan lebih sulit.

Fentanyl sendiri merupakan sejenis obat-obatan yang dipakai untuk meredakan nyeri tanpa menghilangkan kesadaran. Fentanyl dianggap punya efek seperti heroin sehingga kerap disalahgunakan penggunaannya.

Kritik Gates tersebut sebenarnya berasal dari sebuah sesi “Ask Me Anything” di forum internet Reddit. Dalam sesi itu Gates menjadi narasumber dan menjawab sejumlah pertanyaan dari penghuni Reddit. Salah satu pertanyaan yang datang adalah tanggapannya soal mata uang kripto.

Pernyataan ini berbanding terbalik dengan sikap Gates beberapa waktu sebelumnya yang mendukung keberadaan Bitcoin dan sejenisnya. Dia merasa mata uang kripto lebih baik dibanding mata uang biasa. Gates juga takjub melihat ongkos transaksi dalam sistem kripto.

Puncak keberpihakannya adalah ketika yayasan yang ia dirikan, Bill & Melinda Foundation, menggandeng perusahaan kripto yakni Ripple.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *