Beli Alat Penambang Bitcoin Rp 59 Juta, Malah Dapat DVD

Niat membeli alat penambang Bitcoin seharga Rp 59,5 Juta, pria ini malah mendapat sebuah DVD film animasi. Kok bisa?

Ceritanya, pada 21 November lalu, Ichim Bogdan Cezar yang berasal dari Stoke, Inggris, memesan alat penambang Bitcoin lewat Amazon.

Untuk itu, ia harus mengeluarkan uang sebesar 3.150 poundsterling (Rp 59,5 Juta). Cezar sendiri membeli perangkat penambang Bitcoin dari penjual yang berasal dari Derbyshire, Inggris, beratas namakan Minifigures Direct Ltd. Lalu, pada 5 Desmber, ia kedatangan sebuah paket.

Lucunya, bukan pesanan alat penambang Bitcoin bernama Tanli ASIC Processing Bitmain AntMiner S9 13,5 TH/s yang didapatnya, melainkan sebuah DVD dari film kartun berjudul The Boss Baby keluaran 2017.

Sontak hal ini membuatnya melontarkan keluhan kepada pihak penjual. Minifigures Direct Ltd. sendiri mengklaimnya sebagai kesalahan dan menjanjikan Cezar untuk mendapat produk yang dipesannya pada 16 Desember.

Malang bagi Cezar, janji tersebut tak kunjung terealisasi. Parahnya lagi, pihak penjual penambang Bitcoin tersebut tidak dapat dihubungi olehnya.

Cezar juga tanpa putus asa melontarkan sejumlah keluhan ke e-commerce yang didirikan Jeff Bezos tersebut, yang membalas pesannya pada 18 Desember dengan mengatakan akan menghubungi pihak penjual.

Lalu, pada 20 Desember, Minifigures Direct Ltd. menandai bahwa permintaan pengiriman ulang dari pesanan Cezar ‘sudah selesai’.

Hal ini membuat Cezar untuk meminta agar uangnya kembali pada 23 Desember serta keesokan harinya. Naas baginya, baik pihak Amazon maupun Minifigures Direct Ltd. menolak permohonan tersebut dengan alasan Cezar sudah ‘menerima’ pesanan tersebut.

Meskipun begitu, Amazon memberi saran kepada Cezar untuk menghubungi Royal Mail, perusahaan pengiriman surat dan paket, jika dirinya ingin melakukan pengejaran lebih lanjut terhadap penambang Bitcoin yang dipesannya.

Akan tetapi, Cezar tetap berusaha untuk melayangkan kembali permohonanan refund kepada Amazon pada 29 Desember, yang akhirnya ditawarkan perusahaan tersebut pada 20 Januari.

“Hal tersebut sangat membuat saya stres. Saya sangat merasa terganggu dengan sikap Amazon yang seakan tidak berniat untuk berusaha membantu untuk mendapatkan uang saya kembali,” ujar Cezar, seperti detikINET lansir dari The Independent pada Jumat (26/1/2018).

Sedangkan Amazon sendiri mengaku bahwa mereka sudah mengembalikan uang pelanggannya tersebut. “Kami berkomitmen untuk memberikan para pelanggan pengalaman berbelanja sebaik mungkin,” ujar juru bicara Amazon.

“Kebijakan Amazon A-to-Z Guarantee menyediakan perlindungan tambahan bagi pelanggan yang membeli dari pihak ketiga dengan mengembalikan uang atau mengganti produk pesanannya saat barang yang dibelinya mengalami cacat, rusak, atau tidak sesuai dengan deskripsi dari penjual,” katanya menambahkan.

“Seluruh penjual di amazon harus patuh terhadap peraturan kami. Setiap penjual yang melenceng dari peratutan akan diganjar hukuman seperti penghapusan produk yang mereka jual hingga menghapus akun mereka,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *